This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, 18 December 2012

Memotivasi Diri Agar Selalu Semangat

Setiap diri kita mampu memotivasi diri dalam menjalankan apa pun di keseharian. Motivasi diri inilah yang membuat kita hidup penuh semangat. Hanya saja pertanyaannya, sebagaimana pertanyaan Anda di atas, bagaimana caranya agar hidup kita penuh semangat dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari?

Untuk memiliki semangat hidup yang luar biasa, miliki tiga hal dalam hidup Anda. Tiga hal itu adalah impian, berpikir positif, dan tekad. Antara impian, berpikir positif, dan tekad, sangatlah berkaitan erat satu-sama lainnya.

Saya yakin setiap diri kita memiliki impian, termasuk Mbak Ulfatun. Hanya saja setiap diri kita tahu bahwa memiliki impian saja tidak cukup, bukan? Perlu tekad untuk mewujudkannya. Untuk membangun tekad inilah kita perlu berpikir positif. Karena tekad diri kita akan terbangun ketika kita mampu untuk berpikir positif.

Jadi apa yang perlu Anda lakukan mulai sekarang? Ada tiga langkah sederhana yang perlu Anda lakukan sekarang juga. Pertama, bangun kembali impian Anda. Tanyakan kepada diri Anda pertanyaan berikut ini secara berurutan dan jawablah sejujur-jujurnya:
* Apa sih yang sebenarnya saya impikan?
* Tindakan apa sajakah yang seharusnya saya lakukan?

Kedua, berpikir positif. Setiap bangun tidur, ucapkan puji syukur dengan sepenuh hati. Jika Anda seorang Muslim, ucapkan kalimat berikut ini sambil tersenyum, ”Alhamdulillah ya Allah. Hari ini saya niatkan untuk melakukan apa saja dengan penuh semangat dan berpikir positif.” Lalu, lakukanlah apa yang Anda ucapkan.

Apa pun yang terjadi dalam sehari-hari, katakan kepada diri Anda, pasti ada hikmah positif di balik peristiwa ini. Dan peristiwa ini pasti akan membuatku menjadi seorang Ulfatun yang lebih baik dan bijaksana.

Ketiga, bertekadlah untuk mewujudkannya. Yang dimaksud tekad di sini adalah melakukan apa yang Anda impikan dan apa yang Anda ucapkan. Bahwa untuk mewujudkan impian, kita harus mempunyai tekad untuk mewujudkannya, bukan?

Itulah sebabnya, mulai sekarang, setiap kali Anda mengucapkan sesuatu, khususnya hal yang paling sederhana, lakukanlah. Apa pun kondisinya, lakukan apa yang telah Anda ucapkan. Dan selamat merasakan manfaatnya yang luar biasa! Selamat menjadi Ulfatun yang penuh semangat!

Ainy Fauziyah, CPC
Leadership Motivator & Coach
Penulis buku best seller Dahsyatnya Kemauan

Tuesday, 11 December 2012

Seminar Nasional Membangun Budaya Digital di Perguruan Tinggi


Prof. Dr. Musa Asyarie membuka seminar dengan Gong Digital

(4/12/2012) Pusat Komputer dan Sistem Informatika (PKSI) UIN Sunan Kalijaga adakan Seminar nasional dengan tema "Digital Lifestyle Experience for Higher Education". Acara  ini diadakan digedung Convention Hall dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan masyarakat umum. Seminar ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Musa Asy'arie dengan Gong Digital. Menurut Ketua PKSI, Agung Fatmanto, Ph.D., kegiatan ini diadakan sebagai komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam mewudkan kampus digital dan sebagai upaya membangun budaya  digital di perguruan tinggi. “ Di era globalisassi saat ini, perguruan tinggi harus memaksimalkan pengunaan tekhnologi digital, mengingat perkembangan arus informasi yang begitu pesatnya, hal ini sebagai imbas dari kemajuan dunia digital yang terjadi saat ini. Penerapan teknologi digital juga harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan teknologi komputerisasi bagi seluruh civitas kampus, baik dosen, pegawai dan mahasiswanya, agar menjadi sinergisitas”, tutur Agung Fatmanto yang juga dosen pada Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam seminar ini menghadirkan Ryan Fabella (Client Software Architec IBM), Pepita Gunawan (Indonesian Google Southeast Asia dan Agung Fatmanto, Ph.D. sebagai pembicara.
Dalam sambutannya Musa Asyarie menyampaikan bahwa, UIN Sunan Kalijaga akan senantiasa mengembangkan kampus menuju kampus digital, karena, dengan penerapan teknologi digital, semua akses informasi akan menjadi mudah. Perkembangan teknologi yang begitu pesat seharusnya kita manfaatkan dan direspons secara positif, jangan sampe dengan perkembangan itu kita malah menjadi keblinger. “ Saat ini kita sudah dikuasai oleh dunia ‘kotak’, karena sebagian besar alat teknologi yang kita gunakan berbentuk kotak, PC, Monitor, PC Tablet, HP, Laptop semuanya berbentuk kotak. Melihat hal ini, kita jangan sampai dikotak-kotakkan oleh barang ‘kotak’ ini. Karena dengan barang ‘kotak’ ini individualisme akan semakin meningkat, untuk itu filter dalam penggunaan teknologi di era digital ini sangat penting”, tutur Musa.
“ Dalam acara ini juga dihadiri oleh delegasi PTAIN se-Indonesia dan delegasi pusat komputer Perguruan Tinggi dan civitas Mahasiswa se-DIY ”, tambah Agung. *(Doni Tri W-Humas UIN Suka)

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Friday, 30 November 2012

3 kata paling berbahaya dalam hidup

Tahukah anda ada 3 kata paling berbahaya dalam hidup yang membatasi kesuksesan jika dikatakan. Tiga kata yang membuat action anda terhambat, saat diucapkan. Kata-kata tersebut adalah “SAYA SUDAH TAHU”
Mungkin bagi sebagian dari anda merasa ini adalah kata-kata sederhana. Mungkin juga beberapa dari anda mulai meremehkan kata-kata ini. Misalnya saat anda ikut seminar atau training dan pembicara seminar Motivasi biasanya akan berbicara mengenai setting goal. Mungkin anda juga sudah tahu dan mungkin sudah membuat goal bahkan sudah mencapai goal-goal tersebut, namun jika 3 kata berbahaya terucap, menurut anda apakah anda masih akan melakukannya dengan sungguh-sungguh? Jika goal sudah tercapai, kita tetap harus membuat goal yang yang lebih tinggi. Hmm.. saya mendengar beberapa dari anda mulai berkata dalam hati ”Saya sudah Tahu”..
Hati-hati! Mulai hari ini, saat kita mendengar apapun yang kita sudah tahu, kita sudah mengerti, kita sudah pernah mendengar, mari tanamkan sikap kita tidak lagi merasa digurui, mari kita anggap kita diingatkan dan kita katakan ”Hmmm… Menarik”

by: Cristian Andrianto

Wednesday, 14 November 2012

:::: KAMUS BARU ::::



- Ciyus: Serius?
- Miapah: Demi Apa?
- Cungguh: Sungguh?
- Binun: Bingung
- Akooh: Aku
- Cemungudh: Semangat
- Gudnyus: Good News
- Masya: Masak?
- Enelan: Beneran?
- Lahasia: Rahasia
- Macapah: Sama Siapa?
- Amaca: Ah Masak?
- Kiyim: Kirim
- Ca oong cih: Masak Bohong Sih?
- Maacih: Makasih
- Macama: Macama
- Ciyus Miapa? BAHASA GAUL? Pikir Dulu Sebelum Berucap!
- ciyus? miapa?
- masalah buat lo?
- terus, gue harus bilang WOWW... gitu?
Kebanyakan orang, kata-kata seperti itu dianggap wajar dan lucu jika digunakan. Saat sedang bersantai dan bercanda dengan kawan, kadang memang perlu ada sedikit banyolan untuk sekedar memperhangat suasana. Namun masalahnya, beberapa orang terkadang mengucapkan banyolan-banyolan seperti itu pada tempat dan saat yang tidak tepat. Parahnya lagi, terkadang banyolan ini diucapkan kepada orang yang tidak tepat, seperti kepada orang yang jauh lebih tua ataupun atasan. Pada saat seperti itu, hal yang dianggap lucu bisa menjadi sesuatu yang dianggap tidak sopan, hasilnya: bisa saja berdampak fatal seperti tindak kekerasan, pemecatan, sanksi dan sebagainya.

Jika diperhatikan, semakin lama kata-kata seperti ini mulai ditirukan anak kecil dalam pembicaraannya dengan teman sebaya atau dengan orang yang lebih tua.

Waspada & Berhati-hatilah, bg yg ingin GAUL, GAULAH pada tempatnya, jgn malah menjadi MASALAH BARU. OKEeewwehhhhhhh...!!! HIDUP GAUL ( bg yg ingin gaul ) :)
 

Coretan Untuk Calon Istriku


Mengatasi Cinta Dunia



Hikam:

Dan kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang penuh dengan tipuan belaka, dapat diperkirakan bahwa kamu akan diperebutkan oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang berebut melahap isi mangkuk.

Para sahabat bertanya: "Apakah saat itu jumlah kami sedikit?" Rasulullah bersabda: "Tidak bahkan pada saat itu jumlah kamu amat sangat banyak, tetapi seperti air buih

didalam air bah karena kamu tertimpa penyakit wahn." Sahabat bertanya: "Apakah penyakit wahn itu ya Rasulullah?" Rasulullah bersabda: "Penyakit wahn itu adalah kecintaan yang amat sangat kepada dunia dan takut akan kematian. Cinta dunia merupakan sumber utama segala kesalahan."

Runtuhnya kemuliaan sumber dari segala fitnah, dan semua kesalahan adalah karena kita cinta kepada dunia. Pada Rasul tidak ada cinta dunia kecuali cinta terhadap Allah, cinta terhadap kemuliaan.


Rasulullah merupakan contoh seorang pemimpin yang dicintai sampai ke lubuk hati yang paling dalam. Rasul adalah contoh seorang suami yang benar-benar menjadi suri tauladan dan kebanggaan bagi keluarganya. Rasul juga contoh seorang pengusaha yang dititipi dunia, tapi tidak diperbudak oleh dunia yang dimilikinya. Kalau orang sudah mencintai sesuatu maka dia akan diperbudak oleh apa yang dicintainya.


Orang yang sudah cinta terhadap dunia, akan sombong, dengki, serakah dan berusaha dengan segala cara untuk mencapai segala keinginannya, oleh karena itu yakinlah bahwa dunia itu total milik Allah. Segala sesuatu yang kita miliki baik sedikit maupun banyak semuanya milik Allah. Dalam mencari rizki janganlah mempergunakan kelicikan karena dengan kelicikan atau tidak dengan kelicikan datangnya tetap dari Allah

kisah si tukang kayu,,



Seorang tukang bangunan yang sudah
tua berniat untuk pensiun dari
profesi yang sudah ia geluti selama
puluhan tahun.

Ia ingin menikmati masa tua bersama
istri dan anak cucunya. Ia tahu ia
akan kehilangan penghasilan rutinnya

namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh
istirahat. Ia pun menyampaikan
rencana tersebut kepada mandornya.

Sang Mandor merasa sedih, sebab ia
akan kehilangan salah satu tukang
kayu terbaiknya, ahli bangunan yang
handal yang ia miliki dalam timnya.
Namun ia juga tidak bisa memaksa.

Sebagai permintaan terakhir sebelum
tukang kayu tua ini berhenti, sang
mandor memintanya untuk sekali lagi
membangun sebuah rumah untuk terakhir
kalinya.

Dengan berat hati si tukang kayu
menyanggupi namun ia berkata karena
ia sudah berniat untuk pensiun maka
ia akan mengerjakannya tidak dengan
segenap hati.

Sang mandor hanya tersenyum dan
berkata, "Kerjakanlah dengan yang
terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas
membangun dengan semua bahan terbaik
yang ada."

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan
terakhirnya. Ia begitu malas-malasan.
Ia asal-asalan membuat rangka
bangunan, ia malas mencari, maka ia
gunakan bahan-bahan berkualitas
rendah. Sayang sekali, ia memilih
cara yang buruk untuk mengakhiri
karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor
datang untuk memeriksa. Saat sang
mandor memegang daun pintu depan, ia
berbalik dan berkata, "Ini adalah
rumahmu, hadiah dariku untukmu!"

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia
sangat menyesal. Kalau saja sejak
awal ia tahu bahwa ia sedang
membangun rumahnya, ia akan
mengerjakannya dengan
sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya,
ia harus tinggal di rumah yang ia
bangun dengan asal-asalan.

Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini.
Anggaplah rumah itu sama dengan
kehidupan Anda. Setiap kali Anda
memalu paku, memasang rangka,
memasang keramik, lakukanlah dengan
segenap hati dan bijaksana.

Sebab kehidupanmu saat ini adalah
akibat dari pilihanmu di masa lalu.
Masa depanmu adalalah hasil dari
keputusanmu saat ini.

Kiat-kiat bagaimana menghadapi kesulitan hidup dalam rangka meraih prestasi melalui sepuluh sikap positif


1). Tegar dalam menghadapi kesulitan yang ada
2). Mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapi
3). Gigih dalam mencari ilmu
4). Berani mengambil resiko
5). Tenang dalam bertindak
6). Membiasakan diri untuk senantiasa bekerja keras
7). Menikmati indahnya kesulitan hidup yang menghadang
8).

Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan
9). Mengembangkan sikap tawakal
10). Membiasakan untuk selalu berpikir positif

#A.A. Qowiy#

Sunday, 11 November 2012

"Sesungguhnya seorang Muslim apabila bertemu saudaranya yang Muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang.
Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih di laut.'

(HR. TABRANI)

Tuesday, 6 November 2012



TUGAS UTS
1.      Menurut saudara, apa urgensi mempelajari Pengantar Psikologi Pada jurusan BKI....?

Menurut saya, mempelajari pengantar Psikologi dalam jurusan BKI sangat penting, karena Psikologi adalah ilmu yang mempelajari kejiwaan, dalam jurusan BKI sendiri sangat membutuhkan ilmu kejiwaan, apa lagi sebagai konselor yaitu untuk mengetahui dan menganalisis dari seorang klien dalam membantu memecahkan masalah, supaya klien tersebut bisa dan mampu menumbuhkan rasa kepercayaan dirinya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Selain itu, kita sebagai manusia/makhluk sosial, membutuhkan ilmu pengetahuan tentang kejiwaan, sebab manusia akan menjadi manusia bila ia hidup dengan manusia lainnya, jadi saling membutuhkan. Sedangkan dalam BKI sendiri nantinya akan menemui manusia-manusia yang mempunyai banyak problem atau masalah, baik dari kejiwaannya, kehidupannya, dan lain sebagainya. Sebenarnya yang namanya konseling itu anak atau cabang dari Psikologi, bahkan secara khusus dapat dikatakan bahwa konseling merupakan aplikasi dari psikologi, terutama jika dilihat dari tujuan, teori yang digunakan, dan proses penyelenggaraannya. Oleh karena itu telaah mengenai konseling dapat disebut dengan psikologi konseling, nah itulah kenapa penting mempelajari pengantar psikologi dalam jurusan Bimbingan dan Konseling Islam.

2.      Jika menurut saudara Ilmu Jiwa dengan Psikologi itu beda, terangkan....?

Sebenarnya Paikologi dengan Ilmu Jiwa menurut isinya itu sama, karena kata psychology itu mengandung kata psyche, yang dalam bahasa yunani berarti jiwa dan kata logos yang dapat diterjemahkan dengan kata “ilmu”, jadi istilah “ilmu jiwa” itu merupakan terjemahan belaka dari pada istilah”psychology”.Namun jika di liyat dengan kesadaran, bahwa adanya perbedaan yang jelas dalam artinya. Yaitu : “deluk12.wordpress.com”
  1. Ilmu jiwa itu adalah istilah bahasa Indonesia sehari-hari dan yang dikenal oleh tiap-tiap orang, sehingga kita bisa menggunakannya dalam artian yang luas  dan telah lazim dipahami oleh orang. Pengetahuan” suatu istilah yang “scientific”, sehingga kita dapat mempergunakannya untuk menunujukan kepada pengetahuan ilmu jiwa yang bercorak ilmiah tertentu.
  2. Ilmu-jiwa bisa kita gunakan dalam arti yang lebih luas dari pada istilah “psychology”. Ilmu jiwa meliputi segala pemikiran, pengetahuan, tanggapan, tetapi jugaa segala khayalan dan spekulasi mengenai jiwa itu. Psychology meliputi ilmu pengetahuan mengenai jiwa yang diperoleh secara sistematis dengan metode-metode ilmiah yang memenuhi syarat-syaratnya psychology pada zaman sekarang ini.
Dengan sedikit penjelasan diatas, mungkin agak jelas, bahwa apa saja yang bisa disebut dengan ilmu-jiwa itu belum tentulah”psykhologi”, tetapi psykhologi itu senantiasa juga ilmu jiwa. Contoh: Apabila kita secara kita secara kebetulan mendapatkan kesan-kesan umum mengenai kecakapn dan sifat-sifat kepribadian seseorang, dalam hal itu kita sudah berkegiatan ilmu jiwa.
  1. Terangkan, bahwa faktor Neurobiologis itu mempengaruhi perilaku manusia. Dan lengkapi dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang terkait ?
Dalam diri manusia, faktor Neurobiologis sangatlah mempengaruhi perilaku manusia karena semua apa yang di kerjakan atau di lakukan oleh manusia, itu di gerakan oleh Neurobiologis, mulai dari mengedipkan kelopak mata sampai bermain tenis atau memecahkan soal persamaan matematika, tergantung pada integrasi berbagai proses dalam tubuh.
 Sebagai contoh, ssemua proses yng harus berkoordinasi secara efektif sehingga kita dapat menghentikan mobil kita pada saat lampu lalu lintas merah. Pertama-tama, kita harus memperhatikan lampu lalu lintas itu, ini berarti bahwa cahaya itu harus mengenai salah satu organ indera kita, yaitu mata. Impuls saraf mata di pancarkan ke otak kita dimana berbagai stimulus penting di analisis dan di bandingkan dengan informasi kejadian lampau yang tersimpan dalam ingatan kita. Kita mengetahui bahwa lampu merah dalam beberapa keadaan berarti ‘’stop’’, dan proses penggerakan kaki kita ke pedal rem dan menekannya didorong oleh bagian motorik otak yang mengendalikan otot-otot tungkai kaki dan telapak kaki. Dan supaya dapat menyampaikan petunjuk yang sesuai kepada otot ini, otak harus mengetahui dimana letak kaki dan kemana kaki itu ingin kita gerakan.

Berikut ayat-ayat Al-Qur’an yang terkait dengan Neurobiologis :

‘’Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,

(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.


(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka berpikir tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. [Ali-Imran (3):191]




DisusunOleh :
Sholeh Ariyanto
:
12220025


JURUSAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM
FAKULTAS DAKWAH
2012